Bupati Kendal Lantik Pimpinan Tinggi Pratama

0
210
kendalkab.go.id

KENDAL, presidentpost.id – Bupati Kendal dr. Mirna Annisa M.Si mengambil sumpah jabatan dan melantik pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilangsungkan di Operation Room Setda, dan disaksikan oleh para pimpinan forkopimda, para staf ahli bupati, para asisten sekda serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (18/10).

Tiga pejabat yang dilantik adalah Moh Toha ST. MSi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan, dilantik menjadi Sekretaris Daerah Setda, menggantikan Ir. Bambang Dwiyono MT. Selanjutnya Ir. Bambang Dwiyono MT dilantik menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, menggantikan Tatang Iskandariyanto SH. Kemudian Tatang Iskandariyanto dilantik menjadi Inspektur pada Inspektorat Kendal.

Dalam sambutannya, Bupati Kendal dr. Mirna Annisa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bambang Dwiyono yang dianggapnya telah banyak berjasa bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kendal. Bambang Dwiyono juga dianggap telah banyak memberikan pembelajaran pada dirinya. Dia meminta kepada penggantinya yaitu Moh Toha untuk melanjutkan apa yang sudah baik yang ditinggalkan oleh Bambang Dwiyono.

Dan disamping itu Mirna juga meminta kepada Moh. Toha untuk bisa selalu menjalin komunikasi kepada Bambang Dwiyono, demikian pula sebaliknya, mengingat pengalaman Bambang Dwiyono selama 7 tahun menjabat Sekda, tentu banyak ilmu yang bisa di serap oleh penggantinya. Mirna juga meminta kepada Sekda baru, untuk menjalin komunikasi dengan jajaran forkopimda sebagai mitra dalam melaksanakan tugas.

Kepada Tatang Iskandariyanto, Bupati Kendal berharap, tidak ada lagi ASN yang diperiksa karena adanya permasalahan hukum. Bagi Tatang, jabatan Inspektur tentu bukan sesuatu yang baru, sebab dirinya, sebelumnya juga pernah menduduki hal yang sama.

Pada kesempatan tersebut Bupati Mirna Annisa juga menekankan bahwa jabatan Sekda yang kini dijabat oleh Moh Toha, telah melalui proses panjang dan sesuai dengan regulasi yang ada. Mirna mengatakan bahwa tidak ada intervensi dari dirinya dan dari pejabat lain. “Jabatan Sekda ini murni hasil seleksi, saya tidak mencampuri,” kata Mirna.

Usai dilantik, Moh Toha melakukan penandatanganan pakta integritas. Salah satu isi dari pakta integritas yang disampaikan adalah, bahwa dirinya siap diawasi dan dievaluasi kinerjanya. Terkait dengan hal tersebut Mirna menyatakan bahwa pengawasan dan evaluasi kinerja tidak hanya diberlakukan kepada Sekda, akan tetapi juga dilakukan kepada seluruh ASN, terutama para pimpinan OPD. “Saya selalu periksa Sasaran Kerja Pegawai Negeri (SKP) pada setiap bulannya. Jadi apabila ada kinerja para ASN/pejabat yang menurun, agar siap-siap menerima sanksi,” ungkap Mirna. (KENDALKAB/TPP)