Siap Jadi Kota mandiri Internasional, Jababeka Residence Fokus Pasar Menengah Atas

0
184
Jababeka Residence

JAKARTA, presidentpost.id – PT Jababeka Tbk. melalui anak perusahaannya, PT Grahabuana Cikarang atau yang lebih dikenal dengan nama Jababeka Residence, mengembangkan lahan seluas 500 Ha menjadi sebuah kota mandiri internasional yang membidik pasar menengah atas. Fasilitas untuk menunjangnya pun sudah dan sedang disiapkan untuk menunjang kebutuhan hidup warga, mulai dari kebutuhan perumahan, tempat bekerja dan pusat bisnis terpadu, pendidikan bertaraf internasional, fasilitas kesehatan yang lengkap, hingga fasilitas rekreasi dan olahraga untuk kalangan elit internasional.

Presiden Direktur Jababeka Residence, Sutedja S Darmono menjelaskan bahwa area Jababeka Residence akan dikembangkan menjadi kawasan kota mandiri yang nantinya diharapkan mampu mentransformasikan citra kota Jababeka menjadi kawasan terpadu yang potensial sekaligus eksklusif.

“Target kami membidik kelas atas dan dan internasional. Karena pasar ekspatriat di kota Jababeka sangat besar. Ada 10 ribu ekspatriat yang kontribusinya sangat besar untuk pertumbuhan ekonomi di wilayah Cikarang. Sehingga semua tatanan dari konsep, service, produk hingga kawasan akan diubah dan diarahkan menyasar kelas atas,” jelasnya.

Sutedja juga mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan Jababeka Residence ini sejak tahun 2013. Saat ini, sudah dikembangkan hunian apartemen dan fasilitas serta sarana publik untuk kenyamanan penghuni.

Jababeka Residence juga telah melakukan joint ventures dengan PT Plaza Indonesia Realty Tbk. yang menghasilkan proyek Mayfair Estate & Parklands. Mayfair Estate & Parklands, termasuk Plaza Indonesia Jababeka didalamnya, akan berdiri di atas lahan seluas 16 hektar dan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, hotel berbintang lima, gedung konvensi, apartemen, hingga gedung perkantoran dan akan selesai pada 2019 nanti.

Sejak pertengahan tahun 2017, di kawasan ini sudah berdiri sebuah area komersial sekaligus tempat hang out terlengkap pertama di Cikarang, yaitu Hollywood Junction. Dengan luas area sebesar 8.000 m2 dan bangunan 3.500 m2, lifestyle center seluas dua hektare ini dirancang dengan konsep semi terbuka (alfresco dining) yang menampung hingga 20 tenants, lengkap dengan amphitheater, sociality store, salon, supermarket, serta fasilitas kuliner dan restoran. Beberapa tempat kuliner yang akan buka di sana antara lain J.Co, Bread Talk, Sapo Oriental, Bari UmaRamen, KFC, Cafe Delico, Solaria, dan Pizza Hut.

Jababeka Residence

Yang terbaru, Jababeka Residence sedang mengembangkan sebuah hunian golf yang vertikal dengan perpaduan tradisi Jepang. Proyek ini bernama Kawana Golf Residence dengan lahan seluas 3,7 hektare yang bekerja sama dengan Creed Group, salah satu pengembang kenamaan asal Jepang.

Apartemen yang menawarkan pemandangan lapangan Jababeka Golf Course & Country Club itu dijual dengan harga mulai Rp1 miliar-Rp1,7 miliar. “Sejak diperkenalkan pada 9 Oktober lalu, kami sudah mendapat nomor urut pemesanan (NUP) sebanyak 50% dari total unit, ” kata Sutedja.

Tidak berhenti di situ saja, dalam beberapa tahun terakhir, pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum di Cikarang menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Dimulai dari beroperasinya KRL Commuter Line Jakarta- Cikarang, pembangunan infrastruktur transportasi makro yaitu rencana perpanjangan jalur LRT sampai Cikarang, pembangunan MRT Balaraja-Cikarang yang dimulai 2019 dan ditargetkan selesai 2023, pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek , rencana kereta cepat Jakarta-Bandung, Bandara Internasional Kertajati yang akan beroperasi tahun 2018, serta rencana percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban.

“Dengan masifnya pembangunan yang kami siapkan, Jabebeka Residence memang ditujukan untuk kalangan menengah atas dan premium. Pemilihan segmentasi itu sejalan dengan target yang ditetapkan perseroan,” kata Sutedja. (TPP)