Pengusaha-Pengusaha Pakistan Tertarik Investasi di Indonesia, Kunjungi Jababeka

0
195

CIKARANG, presidentpost.id – PT Jababeka Tbk. menerima kunjungan grup delegasi dari Pakistan. Kunjungan ini merupakan kunjungan 15 perusahaan besar asal Pakistan yang berdomisili di Karachi. Perwakilan dari kelimabelas perusahaan yang berada dalam naungan Pakistan Indonesia Business Forum (PIBF) ini mengunjungi Kawasan Industri Jababeka (KIJ) ini karena tertarik dengan keberhasilan PT Jababeka Tbk. dalam membangun kawasan industri.

General Manager Kawasan Industri Kendal Susan Wijaya menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan delegasi ini. “Tujuannya utamanya mendukung investasi nasional. Jadi kita undang investor-investor asing yang tadinya mau trading saja, kita kasih informasi potensinya investasi di Indonesia itu seperti apa,” jelasnya.

Susan juga menambahkan, “Supaya mereka tahu sepertia apa kemudahan-kemudahan investasi di Indonesia, seperti apa dukungan dari pemerintah, seperti apa dukungan dari kita sebagai developer kawasan industri. Jadi kita bangkitkan mereka untuk melihat potensi yang besar ini supaya mereka mau masuk investasi di Indonesia, khususnya di Kawasan Industri Jababeka Grup seperti di Kendal, di Morotai, di Cikarang, maupun di Tanjung Lesung.”

Kunjungan ini merupakan kunjungan delegasi dari Pakistan yang pertama kalinya datang ke KIJ. Acara diawali dengan kata sambutan dari Direktur PT Jababeka Tbk. Sutedja Sidarta Darmono yang dilanjutkan dengan presentasi dari Jababeka Infrastuktur, Kawasan Industri Kendal, dan Cikarang Dry Port. Setelah itu, delegasi ini mengunjungi lokasi Cikarang Dry Port lalu ke PT.Conwood, PT. Indosultan Indonesia, dan terakir ke PT. Indraloka. Tiga lokasi terakhir merupakan tenant-tenant dari KIJ.

KIJ memiliki 1.650 perusahaan multinasional dari 30 negara dengan 730.000 pekerja dan 10.000 ekspatriat di area ini. Infrastruktur dalam kawasan dikembangkan secara inhouse, seperti pembangkit listrik (power plant) berdaya 130 MW yang dikelola oleh PT Bekasi Power, anak usaha PT Jababeka Tbk.

Jababeka juga mengembangkan fasilitas logistik yang melayani kegiatan ekpor-impor selain distribusi domestik, yaitu Cikarang Dry Port. Cikarang Dry Port merupakan yang pertama dan satu-satunya Kawasan Pelayanan Pabean Terpadu (KPPT) di Indonesia, yang memungkinkan aktivitas bea cukai ekspor-impor dapat diselesaikan dalam KIJ. Kawasan ini juga memiliki pengolahan air bersih (water treatment plant) yang hasilnya disalurkan untuk sektor industri dan hunian, serta terdapat pengolahan air limbah (waste water treatmentplant) yang dikelola oleh anak usaha lainnya, PT Jababeka Infrastruktur.

Lokasi kawasan industri ini hanya terpaut 35 km dari Jakarta atau dengan waktu tempuh sekitar 45 menit dan memiliki dua pintu akses tol yakni KM 31 Cikarang Barat dan KM 34,7. Selain itu, untuk menuju ke area ini juga tersedia 5 rute bis dari dan ke Kawasan Industri Jababeka dan tersedia jalur Kereta Rel Listrik (KRL) dari titik manapun sepanjang Stasiun Jakarta Kota – Tambun menuju KIJ. (TPP)