Kembangkan Bidang Holtikultura, Bupati Pandeglang: Kita Harus Kuasai Sektor Pangan

0
84
pandeglangkab.go.id

PANDEGLANG, presidentpost.id – Dinas Pertanian dan Peternakan fokuskan program OVOP (One Village One Product) atau Satu Desa Satu Produk demi mensukseskan pengembangan produk holtikultura di Kabupaten Pandeglang setelah sebelumnya mengembangkan Pajale (Padi jagung Kedelai), di Desa Sekong Kecamatan Cimanuk, Rabu(12/10).

Dalam sambutanya, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan saat ini di Pandeglang sedang mengemabangkan sektor lain di bidang holtikultura, tapi sebelumnya Pandeglang harus menguasai sektor pangan untuk memasok sejumlah komoditi bahan pokok di Banten,

“kini Pandeglang sedang menjadi menyuplai beras di Provinsi Banten dan Nasional, sekarang Pandeglang juga sedang menuju swasembada Pajale, namun sebagai kunci nyakita harus kuasai pasar Banten, Tangerang, dan DKI Jakarta dulu,” Ungkapnya.

Bupati juga mengatakan SDM (Sumber Daya Manusia) juga harus dikembangkan dan disiapkan untuk memenuhi hal tersebut, para petani harus lebuh aktif, harus memanfaatkan lahan tidur.

“SDM harus disiapkan, Pandeglang banyak lahan tidur, kalau hanya sebagai petani penggarap, mereka kan harus minta ijin terlebih dahulu kepada pemilik lahan, sehingga jangan sampai ada lahan tidur harus dimanfaatkan dan dioptimalkan,” Lanjutnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupetn Pandeglang Budi Juardi menjelaskan program OVOP ini serentak dilaksanakan di 35 Kecamatan di Pandeglang meliputi 5 (lima) komoditas yakni Mangga, Duren, Alpukat, Rambutan, dan Manggis,

“untuk komoditas durian sebanyak 4000 batang, komoditas manggis 1500 batang, alpukat 3000 batang, Mangga 3000 batang, dan rambutan sekitar 3000 batang, kualitas dari komoditas tersebut sangatlah bagus untuk Pandeglang sendiri, apalagi komoditas Manggis yang sudah di ekspor ke luar negeri namun sayang setelah sampai disana nama Pandeglang nya hilang atau kurang optimal dalam pengemasan nya, mudah mudahan kedepan dengan program ini bisa di kemas dengan baik”, jelasnya. (PANDEGLANGKAB/TPP)