Wapres Berupaya Agar Pendirian Institut Teknologi Lebih Banyak Lagi

0
270
jpp.go.id

LAMPUNG – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menilai perlu dibangun lebih banyak lagi institut teknologi untuk keseimbangan dan mengejar ketertinggalan daerah.

“Sejak dulu saya ingin negeri ini maju dan seimbang. Maka sejak tahun 2000-an, saya berpikir kenapa kita hanya punya dua institut saja di Jawa,” ujar Wapres pada Dies Natalis ke-3 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) di Lampung, Bandar Lampung, Jumat (6/10).

Disebutkannya, kedua institut yang ada itu adalah Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS), sehingga memang perlu dibangun lebih banyak lagi institut teknologi, terutama di luar Jawa.

“Maka saya minta pemda untuk menyumbangkan lahan. Tapi entah kenapa dulu di Sumatera agak sulit, yang siap adalah Makassar, makanya dibangun lebih dulu di sana,” terang Wapres.

Terkait ITERA, Pak JK pun bersyukur Pemda Lampung bersedia menyumbangkan lahan seluas 200 hektare yang dibantu oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan sebagai putra asli Lampung, yang sebelumnya juga menjadi Menteri Kehutanan.

Pada kesempatan itu, Wapres memuji bangunan kampus Itera yang mengusung konsep modern. Menurutnya, hal tersebut merupakan upaya untuk mengajak generasi muda melihat masa depan.

Berbicara tentang teknologi, lanjutnya, berarti bicara tentang kemajuan dan masa depan. Jika kampus hanya mengingat kejayaan masa lalu, maka tidak berbeda dengan museum yang hanya menyimpan sejarah.

Jika melihat nama yang disematkan pada Itera yang mengambil nama Pulau Sumatera, berbeda dengan dua institut lainnya yang hanya menggunakan nama kota, maka Itera mengandung suatu harapan akan menjadi tumpuan ilmu pengetahuan bagi daerah lainnya.

“Ini adalah sebuah tantangan, maka perlu keseimbangan. Kalau tidak, ini akan menjadi masalah ke depan. Kita tidak bisa hanya menumpukan pada Pulau Jawa saja, maka perlu dibangun lebih banyak lagi institut teknologi,” ucap Wapres.

Selain menghadiri Dies Natalis Itera, Wapres pada kesempatan itu juga memberikan orasi ilmiah di hadapan para civitas akademika.

Turut hadir mendampingi Wapres antara lain Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (JPP/TPP)