Sankalp Southeast Asia Summit 2017 di Indonesia Menandai Pencapaian Aavishkaar-Intellecap Group

0
159
Foto: Dok. Sankalp Forum

JAKARTA, presidentpost.id – Telah hadir di Asia Tenggara selama lebih dari tiga tahun, Aavishkaar-Intellecap Group mengumumkan prestasinya dalam membangun ekosistem kewirausahaan sosial dan investasi berdampak di kawasan ini bersamaan dengan investasi terbaru di dua perusahaan Indonesia melalui edisi ketiga Sankalp SEA Summit 2017, Selasa (19/9).

Bertemakan “Membentuk Pasar untuk Membangun Masyarakat yang Adil”, Summit ini berfokus pada sektor pertanian, ekonomi biru, inklusi keuangan, perawatan kesehatan, investasi pada wanita dan energi. Melalui Sankalp Summit, Aavishkaar-Intellecap Group terus memfasilitasi pertumbuhan kewirausahaan sosial dengan menghubungkan para wirausahawan dengan investor, korporat, dan pembuat kebijakan.

Tahun ini, Sankalp Summit menghadirkan lebih dari 600 pemangku kepentingan di Asia Tenggara, 30+ sesi acara, 40+ pembicara berpengalaman, termasuk 10 finalis Sankalp Southeast Asia Awards 2017. Pertemuan puncak ini diadakan pada tanggal 19-20 September di Hotel Bidakara, Jakarta.

Foto: Dok. Sankalp Forum

Nisha Dutt, Chief Executive Officer Intellecap mengatakan, “Kami senang melihat dampak yang telah kami buat sejauh ini sejak memasuki Asia Tenggara melalui Indonesia tiga tahun lalu. Summit tahun ini menandai pencapaian kami dalam membangun ekosistem ini di wilayah ini, di mana lebih dari 1000 pemain ekosistem telah terhubung melalui platform tersebut, dengan lebih dari 250 perusahaan startup terjangkau dan 30 dipamerkan sebagai finalis dari 8 sektor inklusif dan 6 negara di wilayah ini.”

“Kami bersyukur memiliki berbagai mitra yang selalu mendukung langkah yang sedang kami buat, dengan lebih dari 50 investor, lebih dari 40 mitra, serta lebih dari 30 perusahaan sektor swasta, kami berharap Sankalp Summit menjadi platform yang terus menciptakan pertumbuhan dalam kewirausahaan sosial di Asia Tenggara,” lanjut Nisha.

EN Venkat, Senior Partner Aavishkaar Frontier Fund juga menambahkan, “Kami sangat senang kembali ke Indonesia untuk Summit ketiga ini, karena kami percaya Indonesia memiliki peran penting dalam wilayah Asia Tenggara, sehingga kami akan selalu kembali untuk  untuk mencari wirausaha sosial untuk didanai. Sejak masuk ke Indonesia pada tahun 2014, kami telah berinvestasi pada 3 perusahaan Indonesia dengan nilai sebesar US$ 7.3 juta. Tahun ini kami juga telah sepakat untuk berinvestasi pada 2 perusahaan Indonesia, PT Sei Balai Green Energy (sektor pertanian) yang berfokus pada pengolahan singkong, dan PT Qlapa Kreasi Bangsa (sektor livelihoods) yang berfokus pada pasar bagi produk kerajinan tangan.”

Bersamaan dengan summit ini, Sankalp akan memngumumkan pemenang dari Sankalp Awards pada hari ke-2. Para finalis berasal dari berbagai negara Asia Tenggara, dimana 3 diantaranya adalah wirausaha sosial milik Indonesia.

Mereka adalah Evo Ware (Blue Economy) dari Indonesia, Amartha (Financial Inclusion) dari Indonesia, Wecare.id (Healthcare) dari Indonesia, Ener Gaia (Blue Economy) dari Thailand, Backstreet Academy (Tourism) dari Singapura, Golden Paddy/Impact Terra (Agriculture) dari Myanmar , Sokhakrom (Health Tech) dari Kamboja, HiGi Energy (Energy) dari Filipina, MyCash (Financial Inclusion) dari Malaysia, iGrow (Agriculture) dari Malaysia. Pemenang akan menerima hadiah sebesar US $ 20.000, kesempatan networking, bantuan pengembangan kapasitas, bimbingan dan banyak lagi.

Summit tersebut akan membahas beberapa topik utama seperti: Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Pertumbuhan UKM, Peluang investasi dalam konektivitas mil terakhir: Infrastruktur yang mendasari pengembangan digital dan ekonomi digital, Memperkuat Inklusi Keuangan di Asia Tenggara, Berinvestasi pada Ekonomi Biru, dan masih banyak lagi.

Melalui Sankalp, Aavishkaar-Intellecap Group bertujuan untuk lebih membangun ekosistem di kawasan ini dengan membangun koridor untuk kemakmuran bersama dan mendukung usaha sosial melalui Inovasi, Skala, dan Kolaborasi melalui berbagai proyek mereka, terutama melalui Sankalp SEA Summit dimana Indonesia sebagai hub dalam platform kewirausahaan sosial ini.

Sankalp Forum diprakarsai di India pada tahun 2009 oleh Intellecap, bagian dari Aavishkaar-Intellecap Group, untuk menciptakan ekosistem yang berkembang untuk pengembangan inklusif yang dipimpin oleh bisnis. Selama 8 tahun terakhir Sankalp telah membangun salah satu platform terbesar yang berfokus pada perusahaan berdampak, yang telah memamerkan dan menemukan 1.500+ wirausahawan, melalui 15+ edisi dan telah menghubungkan mereka dengan lebih dari 300+ investor.

Sankalp telah memungkinkan perusahaan dan pengusaha dan telah membantu mengumpulkan dana lebih dari 220 juta dolar AS. Sankalp Forum terlibat dengan Pemerintah, perusahaan, platform berpengaruh seperti G8 dan G20, media dan masyarakat sipil untuk mendorong perubahan paradigma dalam pendekatan pembangunan inklusif.

Aavishkaar-Intellecap Group adalah pelopor global dalam mengambil pendekatan berbasis kewirausahaan untuk pembangunan. Group ini memiliki lebih dari USD 400 juta aset yang dikelola, dengan 2.500 anggota tim di tiga benua-Asia, Afrika dan Amerika, yang memiliki visi bersama untuk memperbaiki kehidupan 3 miliar lainnya.

Didirikan pada tahun 2002, Aavishkaar-Intellecap Group memungkinkan pengusaha mengerjakan masalah yang menantang secara berkelanjutan melalui reksa dana saham, kendaraan hutang usaha, pinjaman keuangan mikro, intermediasi investasi perbankan, konsultasi, penelitian dan akses ke jaringan global. (siaran pers)