EnerGaia, Sektor Ekonomi Biru dari Thailand Terpilih Sebagai 1st Runner Up Dalam Sankalp Awards 2017

0
199
Foto: Dok. Sankalp Forum

JAKARTA, presidentpost.id – Sankalp Forum baru saja mengumumkan Amartha, perusahaan teknologi keuangan dari Indonesia sebagai pemenang Sankalp Southeast Asia Awards 2017 di hari kedua Sankalp SEA Summit pada Rabu (20/9).

Amartha (Inklusi Finansial) terpilih dari antara 10 top finalis yang berasal dari berbagai negara di Asia Tenggara bersama dengan EnerGaia (Ekonomi Biru) dari Thailand sebagai 1st runner up dan MyCash (Inklusi Finansial) dari Malaysia sebagai 2nd runner up mewakili perusahaan dengan dampak sosial di wilayah ini. Pemenang Sankalp Awards menerima berbagai hadiah, seperti kesempatan networking, pembangunan kapasitas, mentorship, dan US $ 20,000.

Tujuh perusahaan lainnya yang juga mempresentasikan profil perusahaannya, adalah:

Evo Ware (Blue Economy) dari Indonesia, Wecare.id (Healthcare) dari Indonesia, Backstreet Academy (Tourism) dari Singapore, Golden Paddy/Impact Terra (Agriculture) dari Myanmar, Sokhakrom (Health Tech) dari Cambodia, HiGi Energy (Energy) dari Phillipines, iGrow (Agriculture) dari Indonesia.

Foto: Dok. Sankalp Forum

Amartha, perusahaan tekfin yang memenangkan Sankalp Awards tahun ini membantu pengusaha mikro perempuan di pedesaan untuk mendapatkan pinjaman terjangkau dari pemberi pinjaman dan pasar online. EnerGaia yang merupakan 1st runner up menyiapkan sumber makanan yang bersih, sehat, dan berkelanjutkan melalui sistem produksi Spirulina yang inovatif di rooftop Bangkok.

MyCash Online, runner up kedua, merupakan e-marketplace bagi para migran yang tidak mendapatkan akses bank, dimana pengguna dapat membeli produk dan jasa online tanpa menggunakan kartu kredit atau rekening bank.

Nisha Dutt, Chief Executive Officer Intellecap menjelaskan, “Sankalp Southeast Asia Awards 2017 ini merupakan bagian dari usaha kami mendukung perusahaan yang sedang berkembang, dengan memperkuat bisnis, mendekatkan dengan target penggalang dana serta membantu mereka mengakses jaringan global dengan pengusaha dan penyandang dana. Selama bertahun-tahun, Sankalp Awards telah berhasil membantu lebih dari 1500 perusahaan secara berkelanjutan di India, Afrika, dan Asia Tenggara, membuka 500+ koneksi mentoring dan memfasilitasi hingga USD 240 juta investasi ekuitas.

Aavishkaar, sebagai badan pendanaan dari Aavishkaar-Intellecap Group, kami telah meluncurkan Aavishkaar Frontier Fund untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang di Asia Selatan dan Tenggara dan kami akan selalu berharap dapat berinvestasi di UKM Indonesia yang memiliki dampak sosial, karena itulah yang selaras dengan tujuan kami yaitu untuk Indonesia dan masyarakat yang lebih baik, ujar EN Venkat, Senior Partner Aavishkaar Frontier Fund.

Para finalis telah melalui beberapa tahap di hadapan dewan juri dan beragam pemangku kepentingan, pemenang dinilai melalui beberapa kriteria seperti kekuatan bisnis dan tim, potensi dampak, penilaian pasar, dan model pendapatan. Tahun lalu, Sankalp Awards menganugerahi ATEC Biodigesters (pembaruan energi), nFrnds (teknologi pengembangan) dan Kecipir (pertanian) sebagai pemenang Sankalp Awards, pada tahun 2015, kemenangan PT Bintang Sejahtera dalam Sankalp Awards pertama menandai awal komitmen dan apresiasi jangka panjang Aavishkaar-Intellecap Group terhadap wirausaha sosial yang telah menunjukkan semangat dan kerja mereka dalam menciptakan dampak.

Sankalp Forum diprakarsai di India pada tahun 2009 oleh Intellecap, bagian dari Aavishkaar-Intellecap Group, untuk menciptakan ekosistem yang berkembang untuk pengembangan inklusif yang dipimpin oleh bisnis. Selama 8 tahun terakhir Sankalp telah membangun salah satu platform terbesar yang berfokus pada perusahaan berdampak, yang telah memamerkan dan menemukan 1.500+ wirausahawan, melalui 15+ edisi dan telah menghubungkan mereka dengan lebih dari 300+ investor.

Sankalp telah memungkinkan perusahaan dan pengusaha dan telah membantu mengumpulkan dana lebih dari 220 juta dolar AS. Sankalp Forum terlibat dengan Pemerintah, perusahaan, platform berpengaruh seperti G8 dan G20, media dan masyarakat sipil untuk mendorong perubahan paradigma dalam pendekatan pembangunan inklusif.

Aavishkaar-Intellecap Group adalah pelopor global dalam mengambil pendekatan berbasis kewirausahaan untuk pembangunan. Group ini memiliki lebih dari USD 400 juta aset yang dikelola, dengan 2.500 anggota tim di tiga benua – Asia, Afrika dan Amerika, yang memiliki visi bersama untuk memperbaiki kehidupan 3 miliar lainnya.

Didirikan pada tahun 2002, Aavishkaar- Intellecap Group memungkinkan pengusaha mengerjakan masalah yang menantang secara berkelanjutan melalui reksa dana saham, kendaraan hutang usaha, pinjaman keuangan mikro, intermediasi investasi perbankan, konsultasi, penelitian dan akses ke jaringan global. (siaran pers)