Menteri PUPR Targetkan Tol Trans Jawa Rampung 2018

0
298
beritasatu.com

SEMARANG – Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa pembangunan Tol Trans Jawa hampir selesai dan tinggal penyelesaiannya saja, kecuali ruas Salatiga-Solo.

“Kalau jalur tol Trans Jawa sudah jelas, semua sudah underconstruction (dalam pembangunan). Bahkan, tinggal penyelesaian, kecuali ruas Salatiga-Solo,” katanya usai menyampaikan kuliah umum di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Kamis (14/9).

Menteri Basuki pun optimistis pembangunan Tol Trans Jawa sepanjang 661 kilometer tersebut akan tersambung sempurna pada tahun 2018, sehingga akses dari Jakarta-Semarang-Surabaya akan berjalan lancar.

“Yang (ruas) Salatiga-Solo masih dalam proses. Yang lain tinggal penyelesaian. Kalau Trans Jawa, saya lebih yakin pada 2018 Insyaallah rampung,” imbuhnya.

Sementara untuk Tol Trans Sumatera, lanjut Menteri PUPR, dimulainya dari tiga titik, yakni di selatan mulai dari Bakauheni sampai Palembang yang ditargetkan tahun 2018-2019 bisa tersambung.

Sedangkan di tengah dimulai dari Pekanbaru yang sudah dimulai pengerjaannya dan di utara dengan rute Medan-Kualanamu sepanjang 40 km akan segera diresmikan.

“Tetapi, waktu ditanya Bapak Presiden apakah rampung 2019, saya belum berani jawab karena Aceh belum mulai. Kalau Aceh sudah dimulai 2018, saya berani jawab,” ujar Menteri Basuki.

Diakuinya, tantangan dalam pembangunan infrastruktur, termasuk tol, adalah luasnya wilayah Indonesia. Namun demikian, itu harus diwujudkan untuk meningkatkan daya saing melalui konektivitas.

“Untuk meningkatkan daya saing, kuncinya adalah konektivitas. Makanya, tantangan itu harus dihadapi, jangan dianggap sebagai masalah,” tuturnya.

Apalagi, kata Menteri Basuki, ekspektasi masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur sekarang ini lebih tinggi, sehingga Kementerian PUPR menjawabnya dengan penyediaan yang lebih cepat.

“Contohnya, kemarin saja pembangunan jalan darurat di Semarang ditunggu. Kami kan tutup pukul 12 malam, mereka (masyarakat) menunggu sampai jam enam pagi untuk lewat,” terangnya.

Artinya, Menteri Basuki menegaskan, Kementerian PUPR akan terus mendorong percepatan pelaksanaan pekerjaan infrastruktur, termasuk Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera. (JPP/TPP)