23 Proyek Strategis Kereta Api Presiden, Inilah Pekembangannya

0
405
detik.com
JAKARTA, presidentpost.id – Terdapat 23 proyek bidang perkeretaapian yang masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dituangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 58 Tahun 2017. Sebanyak 15 proyek di antaranya merupakan pembangunan prasarana dan sarana untuk kereta api antar kota, sedangkan 8 proyek lainnya untuk kereta api perkotaan.
 
Berdasarkan sumber pendanaan, dari 23 proyek perkeretaapian yang masuk ke dalam PSN, 15 proyek bersumber dari APBN, 5 proyek dilakukan dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), dan 3 proyek lainnya bersumber dari investasi.
 
“Perpres untuk bidang perkeretaapian ada 23 yang masuk ke dalam PSN,” kata Plt Direktur Prasarana Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri dalam jumpa pers Proyek Strategis Nasional di Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin (4/9).
 
Jika diurutkan berdasarkan waktu pengoperasian tercepat, proyek kereta jalur ganda Prabumulih – Kertapati di Sumatera Selatan sepanjang 85 kilometer (km) akan beroperasi di tahun ini. Kereta tersebut akan menjadi angkutan batu bara dan penumpang dari Prabumulih ke Kertapati dan sebaliknya.
 
“Ini akan beroperasi full di 2017 yaitu double track Prabumulih – Kertapati 80 km. Ini sudah dioperasikan secara parsial dari Simpang, waktu tempuh diperkirakan bisa 40 menit,” ujar Zulfikri.
 
Selanjutnya, proyek kereta api yang diperkirakan beroperasi tahun 2018 mendatang ada 7, antara lain jalur kereta api lintas Makassar – Parepare tahap I (Barru – Palanro) di Sulawesi Selatan sepanjang 44 km, jalur kereta api lintas Bandar Tinggi – Kuala Tanjung di Sumatera Utara sepanjang 21,5 km, MRT tahap I Lebak Bulus – Bundaran HI 15,7 km, LRT DKI Jakarta Kelapa Gading – Velodrome 5,8 km.
 
Selain itu, jalur kereta api Bandara Soekarno Hatta juga ditargetkan beroperasi tahun depan, meskipun akan dilakukan uji coba akhir tahun ini. Selanjutnya, LRT Sumatera Selatan sepanjang 23 km akan beroperasi tahun mendatang yang juga diikuti oleh kereta api Bandara Adi Soemarmo Solo 13,5 km.
 
“LRT Kelapa Gading – Velodrome Pemda DKI dan Jakpro untuk Asean Games,” kata Zulfikri.
 
Kemudian, di tahun 2019 ada 3 proyek kereta api yang akan beroperasi, antara lain kereta api jalur ganda lintas selatan Jawa yang terdiri dari 5 proyek dengan total 297 km, proyek kereta api lintas Rantauprapat – Kota Pinang di Sumatera Utara 33 km, dan LRT Jabodebek 43,3 km akan beroperasi 2019.
 
Sedangkan, ada 7 proyek kereta api yang masuk ke dalam PSN masih dalam tahap persiapan dokumen perencanaan, baik berupa studi kelayakan maupun penyusunan desain:
 
1. Pembangunan jalur kereta api lintas Jambi – Pekanbaru tahap Detail Engineering Design (DED)
2. Pembangunan jalur kereta api lintas Jambi – Palembang tahap Detail Engineering Design (DED)
3. Pembangunan jalur kereta api lintas Kertapati – Simpang – Tanjung Api-api tahap review Detail Engineering Design (DED)
4. Pembangunan jalur kereta api Bandara Kulon Progo tahap Basic Engineering Design (BED)
5. Revitalisasi jalur kereta api lintas Jakarta – Surabaya tahap studi kelayakan
6. Pembangunan MRT East-West tahap Basic Engineering Design (BED) dan studi tersebut diharapkan selesai di 2018
8. Jabodetabek Circular Line tahap Detail Engineering Design (DED)
 
Sedangkan 5 proyek kereta api yang menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), antara lain:
 
1. Pembangunan jalur kereta api lintas Puruk Cahu – Bangkuang
2. Pembangunan jalur kereta api Provinsi Kalimantan Timur
3. Pembangunan jalur kereta api lintas Muara Enim – Pulau Baai
4. Pembangunan jalur kereta api lintas Tanjung Enim – Tanjung Api-api
5. Pembangunan LRT DKI Jakarta Kelapa Gading – Velodrome
 
Terdapat 3 proyek PSN yang didanai oleh investasi adalah proyek kereta cepat Jakarta – Bandung oleh PT KCIC, kereta api Bandara Soekarno Hatta, dan LRT Jabodebek yang merupakan investasi dari PT KAI (Persero). (IFP/TPP)