Kemenpar Gelar FGD untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Tanjung Lesung

0
137
tourismnews.co.id

PANDEGLANG, presidentpost.id – Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Tanjung Lesung, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam hal penyusunan pengembangan strategi pemasaran Destinasi Prioritas atau 10 Bali Baru dimana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung masuk dalam Destinasi Prioritas.

Bertempat di Hotel Sofyan Inn Altama, Pandeglang, Banten, Kamis (24/8) Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, “Penyelenggaraan FGD ini dihadiri oleh 60 peserta, mulai dari lembaga, pelaku industri, asosiasi, akademisi, komunitas, serta media yang bertujuan untuk menjaring masukan, ide, dan gagasan,” ujarnya.

“Hasil diskusi dari berbagai narasumber ini, nantinya akan disimpulkan, yang akan dijadikan bahan untuk menyusun rancangan strategi pemasaran khusus pariwisata di labuan Bajo,” lanjutnya.

Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini merupakan salah satu proyeksi target pasar 2017 dan 2018 pada destinasi wisata bahari Labuan Bajo melalui pengukuran secara kualitatif dan kuantitatif.

Sementara, menurut Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Mumus Muslim, mengungkapkan, “kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi praktis dalam mengembangkan strategi pemasaran pariwisata 10 destinasi prioritas.”

Banten kali ini memiliki tagline “Banten Seven Wonders” hal itu sebagai motivasi untuk seluruh masyarakat Banten guna mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan ke Banten.

“Dengan kekayaan yang ada, kita harus bangga, dan pariwisata Banten harus dimanfaatkan oleh masyarakat Banten, dan nantinya pertumbuhan ekonomi akan berubah,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati.

Selain itu, Eneng menekankan agar Kabupaten dan Kota yang ada untuk bisa bersinergi memanfaatkan KSPN Tanjung Lesung. Sinergi yang dimaksud antara lain sinergi even dan sinergi destinasi untuk turut memanfaatkan kedatangan wisman ke Tanjung Lesung yang ditargetkan 1 juta orang.

“Saat ini wisman yang datang ke Tanjung Lesung sudah mencapai 600 ribu orang. Daerah lain jangan diam saja. Siapkan destinasinya, terutama yang berada di jalur Tanjung Lesung, bikin mereka mampir. Bigitu juga dengan even, harus saling mendukung tidak berjalan masing-masing,” pungkasnya, Eneng.

Seluruh stakeholder pariwisata yang berjumlah kurang lebih 60 orang di Banten ikut diundang ke acara tersebut. Unsur Pentahelixnya lengkap. Goverment-nya diwakili dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Dinas Pariwisata Kota/Kabupaten se-Banten, BAPPEDA Provinsi Banten, BPS Prov. Banten, Badan Promosi Pariwisata Daerah Banten, Tourist Information Center semua ikut dilibatkan. Sementara unsur bisnisnya diwakili pelaku industri pariwisata seperti maskapai penerbangan (Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Group, Kalstar). (IND/TPP)