Pengusaha Kerajinan Indonesia Berpartisipasi di ASEAN-India Expo and Forum 2017

0
125
kemlu.go.id

BANGKOK, presidentpost.id – Dua puluh pengusaha kerajinan tangan Indonesia dari Yogyakarta, Cilacap, Semarang, Jakarta, dan Bali, yang dikoordinir oleh Atase Perdagangan KBRI Bangkok, ikut serta dalam “ASEAN-India Expo and Forum” di Queen Sirikit National Convention Center, Bangkok, Thailand, pada tanggal 2-5 Agustus 2017. ​​​Expo dan Forum tersebut diselenggarakan dalam rangka merayakan 25 Tahun Hubungan ASEAN-India.

Expo dan Forum, dengan 3 fokus utama yaitu Perdagangan, Investasi dan Pariwisata tersebut merupakan upaya untuk memperkuat kemitraan strategis antara kesepuluh negara ASEAN dengan India, memperbesar volume perdagangan dan investasi, memperkuat konektivitas pariwisata, dan menarik bisnis dan investasi dari luar wilayah ASEAN dan India. Expo dan Forum ini juga merupakan tempat bagi para pengusaha dari negara-negara ASEAN dan India untuk bertemu dan melakukan transaksi bisnis, mencari mitra bisnis, serta sekaligus melakukan diplomasi kebudayaan.

kemlu.go.id

Pada tanggal 3 Agustus 2017, Expo dan Forum ini dibuka secara resmi oleh Perdana Menteri Thailand, Jenderal Prayut Chan-o-cha. Hadir pada upacara pembukaan tersebut, Menteri Negara Perdagangan dan Industri India, Smt. Nirmala Sitharaman, Menteri Perdagangan Thailand, Mrs. Apiradi Tantrapron, serta para Duta Besar negara-negara ASEAN, termasuk Duta Besar Ahmad Rusdi, India, dan negara asing lainnya.

Usai Upacara Pembukaan, Perdana Menteri Thailand dan Menteri Perdagangan India berkeliling ke seluruh stan. PM Thailand terpukau dengan batik-batik Indonesia dan, dengan didampingi Duta Besar Ahmad Rusdi, menyempatkan diri untuk mencoba membatik di atas sehelai kain.

Menurut Duta Besar Ahmad Rusdi, produk Indonesia tidak kalah bersaing dengan produk-produk dari negara-negara ASEAN lainnya dan India. Bahkan di hari pertama pameran, pengusaha dari India telah berminat untuk menjadi distributor  produk tas rotan dari Semarang, dan beberapa lainnya sangat tertarik dengan produk-produk batik tulis dan asesori dengan nuansa tradisional Indonesia lainnya. Diharapkan Expo dan Forum ini, dan kegiatan-kegiatan sejenis lainnya, akan semakin membuka peluang pasar bagi produk-produk Indonesia di pasar global. (kemlu/TPP)