Pemkab Kendal Kembali Adakan Job Fair

0
158

KENDAL, presidentpost.id – Pemkab Kendal kembali menggelar bursa kerja (job fair) pada 2017 ini, yang berlangsung di Gedung Wisma haji Komplek Islamic Center Bugangin Kendal, Selasa – Rabu (16-17). Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Kendal Drs. Masrur Masykur, mengharapkan bursa kerja di Kabupaten Kendal sering digelar untuk mengurangi pengagguran di Kabupaten Kendal. Dengan penyelenggaraan bursa kerja yang dengan fkrekwensi yang cukup sering, para lulusan SMK dan perguruan tinggi tidak perlu ke daerah lain untuk melamar kerja.

Dengan bursa kerja, lanjut Bupati, para pelamar kerja tidak perlu mengirim berkas lamaran dan pergi ke lokasi perusahaan  namun cukup mendatangi para perwakilan perusahaan yang telah siap menerima lamaran calon pekerja. Harapan Bupati Mirna, dengan job fair tersebut, para lulusan tersalurkan di berbagai bidang pekerjaan dalam waktu yang tidak lama.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kendal, Drs Ratno, MM menjelaskan, Job Fair Ke – 4 berlangsung selama dua hari dari 16 hingga 17 Mei 2017. Kegiatan job fair atau bursa kerja tersebut diharapkan dapat menarik minat para pencari kerja dengan estimasi pengunjung sejumlah 6000 orang untuk mengisi sejumlah 500 lowongan yang disediakan.

Menurut Ratno, gelar bursa tenaga kerja tersebut untuk mempertemukan perusahaan sebagai penyedia lapangan kerja dengan para pencari kerja di wilayah Kabupaten Kendal sebagai upaya perluasan kesempatan kerja. Selain itu kegiatan tersebut juga sebagai optimalisasi kinerja bursa kerja  bagai para lulusan dan masyarakat pencari kerja se – Kabupaten Kendal. Kegiatan job fair sebagai kegiatan rutin dikenalkan pada para pencari kerja di wilayah Kendal.

Keuntungan yang bisa diperoleh dengan bursa kerja, lanjut Ratno, perusahaan bisa meakukan proses rekruitmen secara langsung (psikotes dan interview) dan para peklamar dan perusahaan bisa berinteraksi langsung. Penyelenggaraan bursa kerja bisa sebagai jembatan utnuk meningkatkan hunbungan kemitraan antara perusahaan senagai pengguna tenaga kerja dengan Dinas Tenaga Kerja sebagai penyalur Sumber Daya Manusia ( SDM ).

Sekedar kilas balik bursa kerja tahun 2016 lalu diikuti sejumlah 25 perusahaan dengan jumlah pendaftar pencari kerja sebanyak  3450 orang. Kendala yang dihadapi terkait kegiatan tahun lalu antara lain konfirmasi peserta perusahaan yang terkesan terlalu mepet/ mendekati hari H pelaksanaan kegiatan dan sulitnya memperoleh data penempatan pencari kerja yang telah diterima dan dipekerjakan oleh perusahaan.

Untuk mengatasi hal tersebut, menurut Drs Ratno, pihkanya mensyaratkan peserta untuk mendaftar pada rentang waktu yang telah diagendakan sebelumnya dan mengharapkan perusahaan mengirimkan data penempatan pekerja maksimal 1 bulan setelah tanggal pelaksanaan. (kendalkab)