Direktur Utama LLP-KUKM Berharap Kasmex 2017 Dapat Lahirkan Wirausahawan Tangguh

0
297

SEMARANG, presidentpost.id – Direktur Utama Lembata Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi mengharapkan penyelenggaraan Kabupaten Semarang Expo (Kasmex) 2017 dapat melahirkan para pelaku wirausaha yang tangguh.

Sebab ajang promosi yang diselenggarakan oleh Pemkab Semarang bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM ini merupakan wahana strategis untuk mengenalkan produk unggulan UMKM ke pasar nasional bahkan internasional.

“Kabupaten Semarang Expo dapat dimaknai sebagai wahana melahirkan para pelaku wirausaha baru. Atau minimal menginspirasi warga terutama generasi muda untuk menjadikan wirausaha sebagai pilihan profesi yang menjanjikan masa depan lebih baik,” katanya saat sambutan pembukaan Kasmex 2017 di alun-alun Bung Karno, Kalirejo Ungaran Timur, Kamis (18/5) siang.

Pembukaan Kasmex ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Semarang H Mundjirin. Ikut mendampingi Direktur Utama LLP-KUKM Ahmad Zabadi, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Semarang M Nasir.

Dijelaskan oleh Ahmad Zabadi, prosentase jumlah pelaku UMKM di tanah air mencapai 3,41 persen dari seluruh populasi penduduk. Angka itu diatas ambang batas yang ditentukan oleh Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) untuk menentukan kriteria sebuah negara memiliki daya saing global. Namun di Asia Tenggara, lanjutnya, angka prosentase itu masih kalah dibandingkan Singapura sebesar 7,5 persen dan Malaysia sebesar 5 persen. “Artinya, kita masih harus mengejar ketertinggalan dari negara tetangga itu agar memiliki daya saing yang kuat,” ujarnya.

Berdasarkan data dari BPS, saat ini ada 59,7 pelaku UMKM di tanah air. Namun angka itu menurut Ahmad Zabadi tidak secara signifikan mendukung prosentase populasi pelaku wirausaha. Sebab ada kriteria yang telah ditetapkan termasuk adanya tingkat pendidikan pelaku wirausaha.

Pemerintah terus berupaya memacu kinerja para pelaku UMKM itu agar berkembang menjadi wirausaha dengan berbagai stimulan. Salah satunya, menurut Ahmad Zabadi, adalah pembangunan gedung SMESCO (Small and Medium Enterprises and Cooperatives/ Koperasi dan UKM) di Jakarta sebagai pusat promosi produk unggulan KUKM dari seluruh tanah air.

“Ada seratus ribu jenis produk KUKM dari 34 provinsi yang dipajang disana. Kami juga menggandeng 26 perguruan tinggi untuk mengembangkan KUKM dan menjadikan SMESCO sebagai laboratorium kewirausahaan,” terang Ahmad Zabadi lagi.

Bupati Semarang H Mundjirin pada kesempatan itu menjelaskan Pemkab Semarang juga terus berupaya mengembangkan potensi UMKM. Diantaranya dengan memberikan kemudahan perizinan usaha mikro di tingkat kecamatan yang dapat diselesaikan dalam tiga jam. “Kegiatan promosi semacam Kasmex ini juga kami lakukan agar para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya dan memiliki pangsa pasar yang luas,” tegas Mundjirin.

Kepala Diskop UMKM Perindag M Nasir menjelaskan kegiatan Kasmex akan berlangsung selama empat hari, 18-21 Mei. Kasmex kali ini menjadi ajang promosi UMKM tingkat nasional. Sebab diikuti berbagai instansi seperti Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian PUPR, perwakilan dari Kabupaten Ngawi dan Nganjuk Jawa Timur, Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara dan Kabupaten Simalungun Sumatera Utara yang menggelar produk unggulannya di 112 stand yang tersedia. “Ajang ini juga dimaksudkan memperluas jejaring pemasaran produk unggulan UMKM Kabupaten Semarang,” terangnya.(semarangkab)