Kabupaten Semarang Tingkatkan Kerjasama Perdagangan dan Pariwisata dengan Kabupaten Kudus

0
177

SEMARANG, presidentpost.id – Pemerintah Kabupaten Semarang dan Pemerintah Kabupaten Kudus sepakat melakukan kerja sama pengembangan pariwisata dan perdagangan daerah. Hal itu dimaksudkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penandatanganan kesepakatan bersama itu dilakukan oleh Bupati Semarang H Mundjirin dan Bupati Kudus H Mustofa di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Selasa (16/5) siang.

Hadir pada acara itu Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Kajari Kabupaten Semarang Nanang Gunaryanto, Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono, para pimpinan perangkat daerah terkait dari Kabupaten Kudus dan Kabupaten Semarang.

Saat sambutan, Bupati H Mundjirin mengakui pembangunan sektor pariwisata dan perdagangan di Kabupaten Kudus sudah berkembang pesat. Karenanya, Bupati berharap kerja sama ini dapat mendorong pertumbuhan dua sektor penting itu di Bumi Serasi.

“Kabupaten Semarang memiliki potensi pariwisata religi seperti di Desa Nyatnyono yang bisa dikembangkan mendekati wisata religi di Kudus. Selain itu sektor ekonomi kerakyatan terutama usaha mikro kecil dan menengah juga dapat dikelola agar lebih maju seperti di Kudus,” kata Bupati.

Sementara itu Bupati H Mustofa menyoroti pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar naik kelas menuju tingkatan internasional. “Pengembangan UMKM berbasis IT perlu dilakukan agar produk yang dihasilkan bisa mendunia. Kita bisa lihat kain batik yang dipakai para peserta pemilihan miss universe di Philipina beberapa waktu lalu berasal dari Kudus,” terangnya.

Melalui teknologi informasi (information technology/IT) itu, Pemkab Kudus serius menggarap potensi daerah di bidang pariwisata, perdagangan dan industri termasuk yang berbasis kerakyatan.

Mustofa juga memaparkan pihaknya melakukan kerja sama dengan para desainer tingkat nasional untuk mengangkat dan memperkenalkan produk UMKM terutama fashion. Upaya itu, lanjutnya, menuntut konsekuensi dari para pelaku UMKM untuk menghasilkan produk bermutu tinggi agar mampu bersaing. “Satu hal prinsip yang saya tekankan kepada para pelaku UMKM, pasti untung ikut program Saya. Syaratnya hanya satu, buat produk yang bermutu tinggi,” tegasnya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Semarang Nunik Ari Rahayu menjelaskan penandatanganan kesepakatan bersama bertujuan untuk mensinergikan pelaksanaan kebijakan daerah guna meningkatkan daya saing daerah, menumbuhkan perekonomian kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat dengan prinsip saling menguntungkan.

“Ruang lingkup kesepakatan bersama ini adalah pengembangan potensi daerah di bidang pariwisata, perdagangan dan industri. Aspek yang akan digarap meliputi produksi, permodalan,pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan promosi serta pemasaran,” terangnya.

Pada kesempatan itu pula, lanjut Nunik, dilakukan penandatanganan dua perjanjian kerja sama antar pimpinan organisasi perangkat daerah terkait. Yakni Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Semarang dengan Kepala Disnakerperinkopumkm Kabupaten Kudus serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus. “Perjanjian kerja sama teknis pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama yang ditanda tangani kedua Bupati kepala daerah,” jelas Nunik. (semarangkab)