Jababeka Bersama 3 Tenant Adakan “Pap Smear” Gratis Bagi Warga Tidak Mampu di Cikarang

0
764

CIKARANG, presidentpost.id – PT Jababeka Tbk melalui anak usahanya PT Jababeka Infrastruktur kembali mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Sharing Program Jabat Sehat bersama 3 tenant di kawasan, di Cikarang, Rabu (5/4).

Dalam acara tersebut, warga yang tidak mampu mendapatkan Pap Smear gratis bekerjasama dengan RS Annisa Cikarang. Pap Smear merupakan upaya deteksi dini Kanker Serviks yang menyerang kaum wanita. Beberapa perusahaan yang turut serta dalam program ini adalah  PT T.RAD Indonesia, PT Dexa Medica, dan PT Mane Indonesia.

Pap Smear gratis bagi warga tidak mampu ini merupakan program CSR yang rutin diadakan setiap 3 bulan sekali, dengan harapan semakin banyak perempuan yang sadar akan bahaya kanker serviks. “Terima kasih atas perhatian perusahaan-perusahaan yang memberikan Pap Smear gratis kepada warga saya,” ucap Iyos selaku Ibu Lurah Desa Simpangan.

Pap Smear gratis ini merupakan kegiatan ke-2 di tahun ini, setelah sebelumnya diadakan pada bulan Januari 2017. “Total hingga saat ini, penerima manfaat Pap Smear gratis berjumlah 75 orang dari 150 orang  perempuan yang kami targetkan tahun ini,” ujar  R.B. Bawono, Senior Manager Jababeka Infrastruktur.

Saat ini Indonesia menempati urutan kedua tertinggi di dunia terkait jumlah penderita kanker serviks yang hingga kini mencapai 21.000 kasus.

Di tempat yang berbeda melalui siaran pers, General Affairs Manager PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) Afiat Djajanegara mengatakan, “Tingginya jumlah penderita kanker serviks di Indonesia idealnya diimbangi dengan tingginya jumlah fasilitas kesehatan tingkat satu berupa provider yakni pelaksana program, yang terdiri dari dokter umum dan bidan dan skrining”.

Menurut dia, lebih dari 92.000 kasus kematian terjadi pada wanita di Indonesia pada 2014 akibat kanker. Sebesar 10,3 persen merupakan jumlah kematian yang disebabkan kanker serviks. Afiat juga menjelaskan skrining merupakan upaya deteksi dini untuk mengidentifikasi penyakit atau kelainan yang secara klinis belum jelas dengan menggunakan tes, pemeriksaan atau prosedur tertentu. Upaya ini dapat digunakan secara cepat untuk mendeteksi dini.