Kendal Raih Juara 1 Pameran Produk Unggulan dan Peluang Investasi di Batam

0
407

Pemerintah Kabupaten Kendal lewat Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM, menyabet juara I dalam Pameran Produk Unggulan dan Peluang Investasi yang digelar Pemkot Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, Senin (27/3) di Mega Mall Batam Centre. Menurut Kepala Diperinkop UMKM, Sutiyono, S.Sos, prestasi tersebut membuktikan Pemkab Kendal di bawah pimpinan Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si terus membangun di segala bidang khususnya perkonomian salah satunya lewat UMKM.

Perkembangan dan kemajuan UMKM ( Usaha Mikro Kecil dan Menengah ) di Kabupaten Kendal, menurut Sutiyono, semakin signifikan hal tersebut dengan tumbuhnya berbagai UMKM baru maupun UMKM lama yang dapat bertahan bahkan semakin maju. Pihaknya selaku OPD yang bertanggungjawab dalam pembangunan UMKM memberikan pembinaan yang kontinyu atau berlanjut dan sering mengikutkan UMKM di Kabupaten Kendal untuk mengikuti pameran di berbagai daerah di Indonesia. Selain itu juga memberikan bantuan lewat permodalan bekerjasama dengan Bank Jateng lewat KUR denghan bunga yang cukup ringan untuk berproduksi.

Produk – produk UMKM Kendal banyak mendapatkan perhatian oleh kalayak di setiap pameran di berbagai kota. Bahkan di Batam, masyarakat Kota Batam menggemari beragam produk UMKM yang dipamerkan antara lain batik, cemilan dan bandeng tanpa duri. Pembinaan UMKM yang dilakukan yang berkelanjutan ternyata membawa efek yang baik lewat pemasaran, pengemasan, desain, pemberian PIRT gratis, pengurusan produk halal dan pelatihan.

“Pengembangan UMKM Kendal sedikit banyak mulai tampak geliatnya dengan kesuksesan pameran UMKM yang diikuti. Misi Pemkab Kendal adalah ‘menduniakan UKMK Kendal’ yang selama ini kurang dikenal,” terang Sutiyono didampingi Kabid UMKM Cicik.

“Berkat keras semua pemangku kepentingan, tentunya dengan arahan Bupati Kendal, UMKM Kendal mulai bisa bersaing dengan daerah lan

in di Indonesia. Kualitas produk UMKM asal Kabupaten Kendal diakui baik oleh masyarakat di pameran yang diikuti. Disamping itu harga yang ditawarkan relatif murah sehingga digemari,” katanya.

Pameran yang diikuti, menurut Kabid UMKM Cicik, berdampak baik pada peningkatan produksi UMKM karena meningkatnya permintaan masyarakat atau konsumen yang puas dengan produk UMKM yang sebelumnya dibeli. “Traksaksi yang dilakukan tidak hanya pada saat pameran namun juga lewat pemesanan. Pada saat pmeran di Batam antara lain nilai transaksi untuk Batik khas Kendal senilai Rp. 30 juta lebih. Aneka makanan olahan baik yang matang maupun yang mentah juga banyak permintaan.

Mengikuti pameran UMKM lanjut Cicik merupakan salah satu sarana untuk memperkenalkan produk unggulan Kabupaten Kendal. “Dalam waktu dekat juga akan digelar bazaar di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta untuk memperkenalkan produk UMKM Kabupaten Kendal. Selain itu juga dalam setiap kunjungan tamu – tamu Pemkab Kendal ( Bupati Kendal ) diberikan sajian produk makanan dan minuman produk UMKM Kendal dan juga diberikan sajian cindera mata pun dari UMKM Kendal,” tuturnya. (kendalkab)