Exit Tol KM 29 Kawasan Industri Jababeka Cikarang Mendukung Logistik Nasional

0
1713
Exit tol KM 29 dari udara (Foto: The President Post)

CIKARANG, presidentpost.id – Koridor Jakarta-Cikampek semakin ramai dipenuhi oleh pabrik-pabrik di kawasan industri, semakin banyaknya pabrik tersebut tentunya mendorong kemacetan yang kian terjadi di sepanjang jalan tersebut. Exit tol atau gerbang keluar dari jalan tol Jakarta-Cikampek sangat dibutuhkan untuk kemudahan akses keluar dan masuk kawasan, agar tidak terjadi bottle neck. Kawasan Industri Jababeka (KIJA) berencana membuka exit tol baru di KM 29, yang direncanakan akan dibuka awal tahun 2017.

KIJA saat ini sudah memiliki 2 exit tol, yaitu di KM 31 yang sejak dulu sudah ada dan KM 34,7 yang baru diresmikan pada 2013 lalu.

Gerbang tol Cikarang dan Exit tol KM 29 dari udara (Foto: The President Post)

General Manager PT Jababeka Infrastruktur, Kukuh Sulaksono dalam wawancaranya mengatakan, “Ide awalnya KM 29 untuk mendukung aksesibiltas khusus Cikarang Dry Port, untuk kegiatan transportasi truk ekspor dan impor dari dan ke Tanjung Priok. Sehingga tidak membebani jalan lokal yang telah ada.”

“Proyek ini merupakan kerjasama antara kami selaku pihak swasta yang menyiapkan penyediaan tanah dan desain, dengan pemerintah pusat dimana pembiayaan menggunakan dana APBN dan pembangunannya dikerjakan oleh PT PP sebagai kontraktor pelaksana.”

“Rencana dioperasikan paling telat awal tahun 2017,” tutupnya.

Seperti diketahui Cikarang Dry Port (CDP) mulai dikenal dan dimanfaatkan oleh para perusahaan yang produksinya terletak di koridor Cikarang hingga Karawang. Hal ini dikarenakan CDP dapat menekan waktu dwelling time di Tanjung Priok melalui pengiriman kontainer yang lebih cepat.

(Baca juga: Menko Luhut: Cikarang Dry Port turunkan Dwell Time di Tanjung Priok)

Hal inilah yang akhirnya membuat banyak truk akhirnya keluar exit tol KM 31 guna menuju CDP, melalui jalan lokal dan membuat kemacetan sepanjang jalan tersebut.

Dengan adanya exit tol KM 29, diperkirakan kemacetan sepanjang jalan di KM 31 akan berkurang.

(Baca juga: Mendag: PLB Cikarang Dry Port Membuat Biaya Logistik Lebih Efisien)

Exit tol KM 29 juga sangat membantu residensial dan akses lintas kawasan

Dalam kesempatan yang terpisah, Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang atau Jababeka Residence Sutedja S. Darmono mengatakan, “Kami memiliki produk yang mendukung program sejuta rumah milik pemerintah, yaitu Apartemen Riverview Residence yang baru saja diresmikan pembangunannya di jalan raya Kalimalang, dengan adanya akses KM 29 tersebut tentunya akan sangat membantu bagi penghuni di apartemen tersebut.”

(Baca juga: Tower Pertama Riverview Residence Proyek Jababeka PP Properti Terjual 80%)

Sutedja juga menjelaskan bahwa jalan raya Kalimalang merupakan jalan akses vital antar kawasan, dimana saat ini sedang dibangun fly over yang menghubungkan jalan Kalimalang dengan jalan Kalimalang-Pasirsari. “Bertambahnya akses KM 29 dan fly over tersebut menjadi jalan alternatif non-tol lintas kawasan yang sangat penting,” tutupnya. (Rachmat W. Suryo)