Wisuda ke-11 President University : 774 Yang Lulus, 49 Siswa Asing

0
1764

President University (PresUniv) untuk ke-11 kalinya kembali melakukan acara wisuda, tahun ini mengusung tema “Digital Technology on Jobs, Education, and the Future of Work”, Sabtu (28/5), di Jababeka Convention Center, Cikarang.

Turut dihadirkan dalam acara kali ini adalah Prof. Dr. Ir. Abdul Hakim Halim selaku Koordinator Kopertis Wilayah IV, Prof. Luiz Moutinho, Ph.D dan Prof. Rhenald Kasali, Ph.D.

tppindonesia-Wisuda-President-University-3

Acara wisuda kali ini  meluluskan 769 siswa program S1 dan 5 lulusan dari S2 di bidang IT. Total 774 lulusan dari bidang akuntansi, administrasi bisnis, manajemen, komunikasi, hubungan internasional, hukum, sistem informasi, informasi teknologi, teknik listrik, teknik industri dan teknik mekanik.

Yang menarik ada 49 lulusan dari luar negeri, diantaranya dari Tiongkok, Vietnam, Inggris, dan Korsel. IPK rata-rata lulusan adalah 3.23 dengan IPK tertinggi 3.94. PresUniv sampai saat ini telah meluluskan 3.942 lulusan, dimana 389 lulusannya berasal dari luar negeri. Tercatat yang aktif saat ini ada sekitar 5000 mahasiswa.

tppindonesia-Wisuda-President-University-2

Dalam pidatonya, Rektor PresUniv Dr. Chandra Setiawan mengatakan, “Lulusan dapat menjadi pemimpin masa depan di segala bidang dan memiliki karakter baik, pengetahuan professional, kompetensi, skill komunikasi yg baik, jiwa kewirausahaan, mampu bekerja di lingkungan yg multikultural, memiliki tanggung jawab sosial, mengerti kebutuhan sosial, innovatif, dan problem solver.”

“Teknologi memiliki peranan yg besar dalam pekerjaan dan bisnis. Pekerja di Indonesia menjadi e-workforce, karena penggunaan IT dalam bekerja. Dalam perkembangannya, teknologi menciptakan pekerjaan baru. Dokumen dan informasi menjadi dalam bentuk digital, paperless. E-commerce mampu menjangkau seluruh dunia. Oleh karena itu penting lulusan PresUniv memiliki pengetahuan di bidang IT” tambahnya.

“Lulusan harus memegang teguh nilai-nilai PresUniv: passion, responsibility, entrepreneurial spirit, sincerity, inclusiveness, dedication, excellence, nationalism, dan trend-setter.”

Chandra menekankan kepada para wisudawan dan wati, “Diharapkan tidak ada lulusan yg menjadi koruptor. Kalau ketahuan menjadi koruptor, ijasah akan dicabut.”

“Lulusan diharapkan mampu memberikan dukungan baik moral maupun finansial di masa yg akan datang. Sehingga PresUniv bisa tumbuh besar. Dan kalau PresUniv menjadi besar tentunya bisa meningkatkan daya saing lulusan.”

“Lulusan diharapkan juga mampu berkontribusi di bidang penelitian dan pengembangan masyarakat” tutupnya. (rws)