Bisnis . Event . Gaya Hidup . Headlines . Internasional . Nasional . TPP Indonesia . Siaran Pers

Bantul Promosi Potensi Daerah dengan Brand Baru

Untuk lebih mengenalkan wilayah di kancah nasional dan internasional, maka kabupaten Bantul perlu memiliki ciri tertentu. Dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor : 69 Tahun 2013 diatur tentang Brand baru dengan nama Bantul The Harmony of Nature and Culture. Konsep slogan The Harmony of Nature and Culture merupakan abstraksi dari konsep lingkungan fisik, hayati, ekonomi, sosial dan budaya. Brand tersebut merupakan hasil lomba dari 527 peserta beberapa waktu lalu. Diharapkan brand tersebut bisa menjadi ajang promosi potensi Bantul sebagai tempat investasi dan tujuan wisata dalam era pasar bebas.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Derah (Bappeda) Kabupaten Bantul Tri Saktiyana menjelaskan brand Bantul didominasi warna hijau melambangkan optimisme kehidupan pertanian berkelanjutan, warna biru berarti air yang menjadi pelengkap kehidupan agraris. Huruf diawal berbentuk Gentong gerabah melambangkan potensi Bantul yang terkenal berupa gerabah Kasongan, sebagai salah satu lambang ekonomi kreatif. Bentuk gentong gerabah menggambarkan hasil usaha budi daya akal dan pikiran ditopang dengan usaha bekerja. Konsep aman, tertib dan sehat tergambar pada urutan simbol yang mengikuti pola teratur dari hulu ke hilir atau pantai. “Sementara bentuk elastis dan dinamis memberi kesan luasnya keterlibatan masyarakat dalam membangun wilayah,” papar Tri

Brand bukan untuk mengganti lambang daerah namun sebagai alat promosi daerah dan wisata beserta potensinya. Brand baru ini juga menegaskan komitmen Bantul menjadi daerah tujuan wisata utama di DIY. Bantul akan mengedepankan pola kehidupan bernilai tinggi di semua lini. Tri menilai brand terbaru ini juga menunjukkan Bantul semakin dinamis. Sementara itu, Bupati Bantul Sri Suryawidati mengatakan brand Bantul merupakan abstraksi dari konsep lingkungan fisik, hayati, dan ekonomi sosial budaya. 

Diharapkan brand ini mampu memajukan kehidupan masyarakat dengan mempromosikan dan membangun citra positifnya. Ida menjelaskan semangat brand Bantul perlu digelorakan di setiap masyarakat. Brand ini harus mampu menjadi semangat dan filosofi Kabupaten Bantul. 

Keberadaan brand sendiri bisa dimanfaatkan semua masyarakat untuk presentasi kegiatan, logo produk, PIN dan media serta sarana sosialisasi lainnya. “Brand ke depan dimanfaatkan jajaran pemerintah melalui kegiatan presentasi, pembuatan merchandise, penyebarluasan ke masyarakat dan kelompok binaan jejaring, penggunaan pin di dada kiri serta media atau sarana sosialiasi lainnya,” katanya.

 

Email
Customer Services : sales[at]thepresidentpost.com
Circulation : ulfah[at]thepresidentpost.com
Editorial : inggit[at]thepresidentpost.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Email
Customer Services : sales[at]thepresidentpost.com
Circulation : ulfah[at]thepresidentpost.com
Editorial : inggit[at]thepresidentpost.com